Rabu, 12 November 2025

Ketut Sana, Ikon Pop Bali Era 2000-an.

Bali, dengan kekayaan seni dan budayanya, selalu melahirkan talenta-talenta musik yang memukau. Salah satu nama yang bersinar terang di era 2000-an adalah Ketut Sana, seorang penyanyi pop Bali yang berhasil mencuri hati pendengar dengan lagu-lagunya yang khas.
 
Ketut Sana, atau yang memiliki nama lengkap Ketut Susana, lahir dan dibesarkan di Banjar Tengah, Darmasaba, Kabupaten Badung, Bali. Latar belakangnya yang kental dengan budaya Bali menjadi fondasi kuat dalam karir musiknya. Ia mampu menggabungkan unsur-unsur tradisional Bali dengan sentuhan pop modern, menciptakan karya-karya yang unik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
 
Namanya mulai dikenal luas berkat lagu "Kedekin Jangkrik". Lagu ini menjadi hits di berbagai radio lokal dan acara-acara hiburan di Bali. Liriknya yang sederhana namun bermakna, serta aransemen musik yang melankolis, membuat "Kedekin Jangkrik" menjadi lagu Hits di radio-radio Fm di Denpasar.
 
Selain "Kedekin Jangkrik", Ketut Sana juga dikenal dengan lagu "Rasa Ragu". Lagu ini memiliki nuansa yang lebih melankolis, menceritakan tentang keraguan dalam sebuah hubungan. Dengan lirik yang menyentuh dan vokal Ketut Sana yang khas, "Rasa Ragu" berhasil membuat pendengar terbawa suasana.
 
Kesuksesan Ketut Sana di era 2000-an tidak hanya terbatas pada dua lagu tersebut. Ia juga memiliki sejumlah lagu lain yang populer di kalangan penggemar musik pop Bali. Kehadirannya memberikan warna baru dalam industri musik Bali, membuktikan bahwa musik daerah juga mampu bersaing dan dicintai oleh masyarakat luas.
 
Meskipun era 2000-an telah berlalu, nama Ketut Sana tetap dikenang sebagai salah satu ikon pop Bali yang berjasa dalam mempopulerkan musik Bali modern. Lagu-lagunya masih sering diputar dan dinyanyikan oleh generasi muda Bali, menjadi bukti bahwa karya-karyanya tetap relevan dan abadi.
 
Ketut Sana adalah contoh nyata bagaimana seorang seniman mampu menggali potensi dari budaya lokal dan mengubahnya menjadi karya yang mendunia. Ia adalah inspirasi bagi para musisi muda Bali untuk terus berkarya dan melestarikan seni budaya Bali melalui musik.

Minggu, 02 November 2025

Gus Babah Maestro Pop Bali dari Buleleng.

Generasi 90-an dan awal 2000-an penikmat musik pop Bali tentu tak asing dengan nama Gus Babah. Ia adalah seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu yang karyanya telah menghiasi blantika musik pop Bali. Lahir dengan nama Ida Ketut Artawan, Gus Babah berasal dari desa Melanting, kecamatan Banjar, kabupaten Buleleng.
 
Karya-karya ciptaannya memiliki ciri khas yang kuat, dengan lirik yang lugas namun sarat makna. Beberapa lagu ciptaannya bahkan menjadi hits dan dipopulerkan oleh penyanyi-penyanyi top Bali. Sebut saja "Taluh Semuuk" yang dibawakan oleh Agung Wirasutha, "Sekadi Keset" yang dinyanyikan oleh Widi Widiana, dan lagu-lagu yang dibawakan oleh Yasa Sega.
 
Selain dikenal sebagai pencipta lagu pop Bali, Gus Babah juga pernah mencoba peruntungannya di genre musik genjek. Pada tahun 2002, ia menelurkan sebuah album genjek yang menambah warna dalam perjalanan karier musiknya.
 
Meski namanya mungkin tak sepopuler dulu, namun karya-karya Gus Babah tetap abadi dan terus dinikmati oleh para penggemar musik pop Bali. Ia adalah salah satu maestro yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan musik Bali modern.