Hari Moekti, penyanyi legendaris era 80-an, meninggal dunia pada Minggu, 24 Juni 2018, pukul 20.49 WIB. Ia lahir di Cimahi, 25 Maret 1957, perjalanan karier musiknya penuh warna dan berujung pada pengabdian di jalan dakwah.
Perjalanan musik Hari Moekti dimulai dengan bergabung dalam band Makara (1982-1985). Namun, namanya melejit setelah bergabung dengan Krakatau pada tahun 1985. Beberapa lagu hits-nya yang hingga kini masih dikenang antara lain "Lintas Melawai" (1987), "Ada Kamu", "Aku Suka Kamu Suka", dan "Satu Kata" bersama band Adegan. Sepanjang kariernya, ia telah menghasilkan tujuh album, dengan album terakhirnya, "Disini," dirilis saat ia mulai mendalami agama Islam dan memilih untuk berdakwah.
Album "Disini" menjadi penanda peralihan signifikan dalam hidupnya. Hari Moekti memilih untuk fokus pada dakwah, mengabdikan bakatnya untuk menyebarkan ajaran Islam hingga akhir hayatnya. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung saat menginap di sebuah hotel di Cimahi, Jawa Barat, meninggalkan seorang istri dan empat orang anak: Faqih Zulfikar, Muhamad A.H., Hawa Muntajah, dan R.f Ramdhani.
Hari Moekti bukan hanya seorang penyanyi berbakat, tetapi juga sosok inspiratif yang meninggalkan warisan musik dan spiritual yang tak ternilai. Lagu-lagunya akan selalu dikenang, dan dedikasinya pada dakwah akan menjadi teladan bagi banyak orang.